Al-Quran penghubung Manusia dengan Allah.

ikatan

Kita semua manusia, yang memiliki kelemahan dan kekurangan. Ibarat orang buta yang memerlukan tongkat untuk berjalan. Menjadi panduan menggantikan penglihatan atau selembar bahu teman agar dapat berjalan seiringan.


Manusia yang paling beruntung adalah manusia yang diberikan hidayah dan taufiq oleh Allah untuk menjadikan Islam sebagai agamanya. Salah satu mu’jizat terbesar yang kekal sehingga hari ni adalah Al-Quran. Yang diturunkan oleh Allah kepada Nabi-Nya. Diajar kita untuk membacanya, diajar kita untuk mentadabburinya.


Sayangnya Kalamullah itu semakin terasing, kadangkala terbiar sepi bersusun-susun di musolla tidak disentuh. Nun jauh di sebalik kadang di ceruk atas gerobok tua ia disimpan berselimut debu-debu halus. Sesekali di keluarkan saat tiba berlaku kematian.

Bilakah kali terakhir kita membaca Al-Quran?


Tepuk dada tanya iman. Dimana silap kita sehingga kita mengabaikannya. Sedangkan di dalamnya tersimpan sejuta satu rahsia panduan kehidupan dunia yang menjadi persiapan bekalan akhirat. Tahukah kita Al-Quran itu penghubung kita dengan Allah Azza wa Jalla?


Sabda Rasulullah salallahu’alaihi wa sallam:


فَإِنَّ هَذَا الْقُرْآنَ سَبَبٌ طَرَفُهُ بِيَدِ اللَّهِ وَطَرَفُهُ بِأَيْدِيكُمْ، فَتَمَسَّكُوا بِهِ، فَإِنَّكُمْ لَنْ

تَضِلُّوا وَلَنْ تَهْلِكُوا بَعْدَهُ أَبَدًا


“Sesungguhnya Al-Quran ini hujungnya terhubung di tangan Allah dan ujung yang lain terhubung di tangan kalian, maka berpegang teguhlah ia, kerana kamu semua tidak akan tersesat dan binasa kemudian itu selamanya.” – Sahih Ibnu Hibban (no. 122, I/329), Mushannaf Ibnu Abi Syaibah (no. 30006, VI/125), Al-Mu’jam Al-Kabir Ath-Thabarani (no. 491, XXII/108), dan Syu’abul Iman Al-Baihaqi (no. 201, II/352)


Jadi mengapa ingin benarkan diri tersesat sedangkan penunjuk arah telah tersedia. Mungkin kita akan berkata, “Aku bukan tak baca langsung Al-Quran. cuma jarang-jarang, bulan puasa ada juga aku baca duduk halaqah sama-sama.”


Besi jika lama dibiarkan ia akan berkarat, begitulah juga hati manusia. Tali jika dibiarkan lama tidak terjaga, ia akan reput dan akhirnya putus. Begitulah juga hubungan kita dengan Allah.


Semoga diri ini tetap istiqamah, InsyaAllah.

Kongsikan Artikel Ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on tumblr
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Share on print